PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk terus bersinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) setempat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang refleksi atas pengabdian panjang Polri bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam sambutannya di hadapan jajaran personel Brimob dan tamu undangan, Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Polri. Menurutnya, selama delapan dekade, institusi ini telah menunjukkan kinerja nyata dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Polri telah menunjukkan dedikasi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Gubernur Hidayat dalam pidatonya.
Kehadiran Gubernur di tengah personel Brimob bukan sekadar seremonial. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemprov Babel terhadap pengabdian Polri. Sinergi antara eksekutif dan aparat keamanan dinilai krusial, terutama untuk memastikan iklim kondusif bagi proyek-proyek strategis daerah dan aktivitas ekonomi warga.
Pemerintah daerah berharap, dengan hubungan yang solid, pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung dapat berjalan lancar tanpa hambatan keamanan. Dukungan ini juga mencakup aspek logistik dan kebijakan yang mempermudah tugas kepolisian di lapangan.
Upacara dan syukuran yang digelar di Mako Brimob Polda Babel ini menjadi puncak peringatan Hari Bhayangkara tahun 2026 di tingkat provinsi. Ribuan personel dari berbagai satuan turut hadir, menunjukkan soliditas korps.
Gubernur Hidayat menambahkan, sinergi yang telah terbangun antara Pemprov dan Polda Babel harus terus dipelihara. Keamanan yang stabil, menurutnya, adalah prasyarat utama agar program pembangunan yang telah direncanakan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.