Pemkot Pangkalpinang Resmi Jadikan Dester Point Pusat Kuliner Durian Lokal, Bazar Cumasi Digelar Sepekan

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Senin, 06 Juli 2026 | 15:37:31 WIB
Wali Kota Pangkalpinang meresmikan Dester Point sebagai pusat kuliner durian lokal.

PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Saparudin meresmikan Dester Point sebagai destinasi wisata kuliner durian pada Senin (6/7/2026). Kawasan ini akan menjadi etalase utama bagi durian-durian lokal dari empat kabupaten penghasil: Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan.

"Kami menjadikan Destar Point ini sebagai destinasi wisata kuliner durian," kata Saparudin di Pangkalpinang.

Mengapa Durian Cumasi Butuh Pasar Khusus

Selama ini, durian khas Bangka seperti cumasi dan tembaga hanya dikenal di kalangan terbatas. Padahal, menurut Saparudin, cita rasanya tak kalah dari durian impor asal Malaysia, Thailand, atau Singapura.

"Kita ingin durian lokal seperti cumasi ini lebih dikenal masyarakat luas, karena tidak kalah bagusnya dengan durian-durian yang dikembangkan negara-negara tetangga," ujarnya.

Dester Point berada di kompleks terpadu milik Pemkot Pangkalpinang. Lokasinya strategis di Jalan Soekarno Hatta, menjadikannya alternatif baru selain Alun-Alun Taman Merdeka, Bukit Dealova, Wihelmina Park, dan Taman Sari yang selama ini menjadi ikon kuliner ibu kota provinsi.

Bazar Sepekan Jadi Ajang Promosi

Bazar durian cumasi yang berlangsung selama tujuh hari sejak Minggu (5/7) merupakan langkah awal. Pemkot berjanji akan menggelar bazar serupa setiap musim durian tiba.

"Kami akan pastikan setiap musim durian akan ada bazar durian cumasi dan durian lokal lainnya di pusat kuliner durian ini," kata Saparudin.

Inisiatif ini tak hanya menyasar pasar lokal. Pemkot Pangkalpinang menargetkan durian cumasi bisa menembus pasar nasional hingga internasional. "Jangan sampai kita hanya mengenal durian-durian dari negara tetangga tetapi tidak mengenal durian daerah sendiri yang memiliki cita rasa yang lebih enak dibandingkan daerah lainnya," tambahnya.

Dampak bagi Petani dan Perekonomian Daerah

Dengan adanya pusat kuliner ini, petani durian di empat kabupaten penghasil memiliki saluran pemasaran yang lebih terstruktur. Selama ini, hasil panen durian lokal kerap dijual secara sporadis atau dikuasai tengkulak.

Pemkot Pangkalpinang menjadikan Dester Point sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus daya tarik wisata. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat posisi Kota Pangkalpinang sebagai pusat distribusi durian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: aktual.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top