KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Laga di Atlanta, AS, Kamis (WIB), berjalan di luar dugaan. Argentina sebagai juara bertahan justru tampil tertekan oleh permainan cepat Mesir. Formasi anyar 4-4-2 berlian yang dipasang Lionel Scaloni belum berjalan mulus, sementara pertahanan Albiceleste kerap kewalahan menghadapi agresivitas sayap kanan Mesir yang diperagakan Hassan.
Gol Cepat dan Penalti Messi yang Gagal Lagi
Mesir membuka keunggulan di menit ke-15. Umpan silang Attia dari sayap kanan disambut sundulan Ibrahim yang mengejutkan Lisandro Martinez. Skor 1-0 untuk keunggulan Firaun. Argentina sempat mendapat hadiah penalti setelah Tagliafico dijatuhkan, namun Messi kembali gagal. Tendangannya terbaca kiper Shobeir, menjadikannya pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu edisi Piala Dunia.
Kegagalan Messi ini adalah yang keempat dari delapan percobaan terakhirnya. Shobeir, yang sejak momen itu menjelma menjadi calon pahlawan, juga menggagalkan peluang Mac Allister dan Julian Alvarez. Tendangan bebas Messi pun hanya membentur tiang gawang.
Gol Dianulir VAR, lalu Mesir Gandakan Keunggulan
Di babak kedua, Scaloni memasukkan Lautaro Martinez dan Nico Gonzalez untuk menambah daya gedor. Namun, petaka datang di menit ke-67. Serangan balik cepat Mesir yang dimulai dari Salah berujung gol Ziko. Gol ini sempat dianulir wasit Letexier karena pelanggaran di awal serangan, namun setelah berkonsultasi dengan VAR, gol tersebut disahkan. Mesir unggul 2-0.
Argentina benar-benar di ujung tanduk. Messi yang tampil kurang meyakinkan sepanjang laga seolah kehilangan sentuhannya. Namun, sepak bola punya rencana lain.
Comeback Kilat: Romero, Messi, dan Enzo Fernandez
Pada menit ke-79, Messi memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Cristian Romero. Skor berubah 1-2. Tiga menit berselang, Messi menyamakan kedudukan. Menerima umpan sundulan Montiel, ia melepaskan tendangan kaki kiri fantastis yang tak mampu dijangkau Shobeir. Itu adalah gol kedelapannya di turnamen ini, dan gol ke-21 secara keseluruhan dalam sembilan pertandingan Piala Dunia beruntun.
Stadion bergemuruh. Kedua tim saling jual beli serangan, namun Argentina yang menentukan segalanya. Di menit ketiga waktu tambahan, Lautaro Martinez memberikan umpan terobosan kepada Enzo Fernandez yang masuk dari dalam kotak penalti. Shobeir tak berkutik. Skor 3-2 untuk Argentina.
Dampak ke Turnamen: Argentina ke Perempat Final
Kemenangan dramatis ini membawa Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2026. Mereka berhasil menghindari nasib pahit yang menimpa Portugal yang tersingkir sehari sebelumnya. Bagi Mesir, pertandingan ini menjadi akhir dari perjalanan gemilang mereka di turnamen, setelah sempat membuat juara bertahan ketar-ketir. Scaloni kini harus segera membenahi lini pertahanan dan ketajaman timnya jika ingin mempertahankan gelar juara dunia.