KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengonfirmasi bahwa proses pelepasan Jung tidak dilakukan secara instan. Pihak manajemen dan tim pelatih yang dipimpin Igor Tolic telah membahasnya secara komprehensif, mempertimbangkan kebutuhan skuad untuk musim 2026/27.
"Klub yang menginginkan Andrew Jung mengajukan penawaran dengan nilai transfer yang sangat tinggi. Dalam sepak bola profesional, situasi seperti ini merupakan hal yang lumrah ketika seorang pemain menunjukkan performa yang konsisten dan memiliki nilai pasar yang terus meningkat," ujar Adhitia dalam pernyataan resmi klub, dikutip Kamis (19/6).
Jung menjadi mesin gol utama Maung Bandung sepanjang musim lalu. Di Super League, ia mencetak 11 gol dari 25 pertandingan. Sementara di AFC Champions League Two, penyerang kelahiran 1997 itu kembali menjadi top skor tim dengan torehan 5 gol dari 8 penampilan.
Kontribusinya menjadi faktor penting dalam perjalanan Persib meraih gelar juara Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun (three-peat). Klub juga melangkah hingga babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26.
Adhitia menegaskan bahwa keputusan melepas Jung tidak semata-mata didasarkan pada aspek finansial. "Kami membahasnya secara menyeluruh bersama manajemen dan tim pelatih untuk memastikan keputusan yang diambil benar-benar sejalan dengan kebutuhan tim serta arah pembangunan skuad Persib ke depan," jelasnya.
Tingginya nilai transfer disebut sebagai bentuk apresiasi atas kualitas dan profesionalisme Jung selama berseragam Maung Bandung. Klub peminat pun dinilai serius menginginkan jasanya.
"Andrew telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi Persib, baik melalui performanya di lapangan maupun profesionalismenya sebagai bagian dari keluarga besar Persib," kata Adhitia.
Pihak klub mengucapkan terima kasih atas dedikasi Jung dan mendoakan kesuksesan di langkah karier selanjutnya. "Kontribusi tersebut akan selalu menjadi bagian dari perjalanan bersejarah klub," pungkasnya.