MENTOK — Aktivitas tambang liar di aliran sungai yang hanya berjarak 50 meter dari badan jalan raya itu terpaksa dihentikan setelah petugas mendapati empat unit mesin 'user-user' tengah beroperasi. Kepolisian Sektor (Polsek) Simpangteritip bersama Pemerintah Desa Berang langsung mendatangi lokasi dan memberikan imbauan keras kepada para pekerja.
Mesin 'User-User' Beroperasi di Bawah Jembatan Desa
Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keselamatan bersama. "Imbauan ini disampaikan jajaran Polsek Simpangteritip bersama Pemerintah Desa Berang, mereka melarang warga menambang di lokasi dekat Jembatan Desa Berang, ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama," ujarnya di Mentok, Jumat.
Para pekerja tambang yang tengah menyedot pasir dan bijih timah di aliran sungai itu langsung kooperatif. Petugas meminta mereka untuk menghentikan aktivitas dan membereskan seluruh peralatan dari lokasi tersebut.
Mengapa Tambang di Dekat Jembatan Berbahaya?
Kegiatan penambangan menggunakan mesin 'user-user' di area tersebut dinilai sangat riskan. Selain merusak struktur aliran sungai, aktivitas ini berpotensi menggerus fondasi jembatan dan mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas di atasnya. Polres Bangka Barat mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam penertiban kali ini.
"Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas penambangan di kawasan aliran sungai maupun dekat fasilitas umum karena berpotensi membahayakan lingkungan serta keselamatan masyarakat," kata Iptu Yos Sudarso.
Langkah Preventif Tanpa Tindak Pidana
Dalam operasi tersebut, petugas tidak melakukan penangkapan atau penyitaan alat berat. Fokus utama adalah memberikan pemahaman kepada para pekerja agar tidak mengulangi perbuatannya. Polsek Simpangteritip bersama perangkat desa akan terus memantau lokasi rawan tambang liar di wilayah tersebut.
Penertiban ini menjadi peringatan bagi para penambang ilegal di Bangka Barat. Aktivitas serupa di aliran sungai dan dekat fasilitas umum akan terus dihentikan secara tegas namun humanis demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.
Apa yang Akan Terjadi Jika Tambang Ilegal Dibiarkan?
Jika tidak dihentikan, abrasi sungai bisa semakin parah dan merusak fondasi jembatan Desa Berang. Dalam jangka panjang, kerusakan lingkungan akibat sedimentasi dan pencemaran air sungai juga mengancam sumber daya air warga sekitar.