Pencarian

Pelabuhan Tanjungpandan Resmi Digitalisasi Angkutan Truk dan TKBM, Pungli Dipersempit

Sabtu, 23 Mei 2026 • 12:36:11 WIB
Pelabuhan Tanjungpandan Resmi Digitalisasi Angkutan Truk dan TKBM, Pungli Dipersempit
Pelabuhan Tanjungpandan resmi meluncurkan digitalisasi angkutan truk melalui aplikasi STID.

TANJUNGPANDAN — Digitalisasi operasional di Pelabuhan Tanjungpandan resmi berjalan melalui dua aplikasi utama: Single Truck Identification Data (STID) dan Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (SIMON TKBM). Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Candra, menegaskan bahwa program ini merupakan amanat pemerintah pusat yang wajib didukung seluruh elemen di pelabuhan.

"Program ini merupakan program dari pemerintah pusat. Sehingga harus didukung oleh seluruh elemen yang ada di Pelabuhan Tanjungpandan," jelas Bambang di Tanjungpandan, Jumat.

Apa Fungsi STID dan SIMON TKBM bagi Pelabuhan?

STID akan menjadi basis data identitas tunggal bagi setiap armada truk pengangkut barang yang beroperasi di kawasan pelabuhan. Sementara itu, SIMON TKBM dirancang untuk mempermudah manajemen, pelaporan, dan pengawasan tata kelola tenaga kerja bongkar muat secara langsung.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Cabang Tanjungpandan, Andi Oktavian Dwi Cahyo, menambahkan bahwa integrasi data ini menjadi tonggak penting untuk memastikan transparansi di seluruh proses pelayanan logistik. "Implementasi STID dan SIMON TKBM adalah wujud komitmen kami dalam mendukung program Stranas PK. Melalui integrasi data, seluruh proses dipastikan berjalan transparan dan sesuai standar," ujarnya.

Bagaimana Dampaknya bagi Pengemudi Truk dan TKBM?

Dengan sistem digital, pengawasan di lapangan dilakukan secara real-time. Bambang Candra menyebut penguatan aspek digitalisasi ini akan mempersempit ruang gerak praktik pungutan liar sekaligus memangkas birokrasi yang tidak efisien. "Penguatan aspek digitalisasi ini juga akan mempersempit ruang gerak praktik pungutan liar sekaligus memangkas birokrasi yang tidak efisien, sejalan dengan target tata kelola pelabuhan yang bersih," katanya.

Bagi para sopir truk, STID berarti tidak perlu lagi mengurus dokumen berulang setiap kali masuk pelabuhan. Data kendaraan sudah tersimpan dalam satu basis identitas. Sementara bagi TKBM, SIMON memastikan sistem kerja dan pembayaran lebih terpantau, mengurangi potensi penyimpangan di lapangan.

Kapan Sistem Ini Mulai Diterapkan Sepenuhnya?

Penerapan STID dan SIMON TKBM di Pelabuhan Tanjungpandan sudah berjalan. Seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan, termasuk operator truk dan tenaga bongkar muat, diminta segera menyesuaikan diri dengan sistem baru ini. Pelindo Regional 2 Cabang Tanjungpandan memastikan akan terus melakukan sosialisasi dan pendampingan teknis agar transisi berjalan lancar.

Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah pusat dalam Stranas PK yang mendorong tata kelola pelabuhan bersih di seluruh Indonesia. Dengan digitalisasi, data aktivitas bongkar muat dan keluar-masuk truk terekam otomatis, sehingga memudahkan audit dan pengawasan oleh otoritas terkait.

Apa yang Harus Dilakukan Pengemudi Truk agar Bisa Beroperasi?

Setiap armada truk yang akan beroperasi di Pelabuhan Tanjungpandan wajib mendaftarkan kendaraannya ke dalam sistem STID. Proses pendaftaran dilakukan melalui PT Pelindo atau KSOP setempat. Setelah terdaftar, truk dapat masuk dan keluar pelabuhan dengan data yang sudah tervalidasi secara digital, tanpa perlu mengurus dokumen manual setiap kali.

Apakah Sistem Ini Berlaku untuk Semua Jenis Angkutan?

Ya, STID berlaku untuk seluruh armada truk pengangkut barang yang beroperasi di dalam kawasan pelabuhan. Sementara SIMON TKBM dikhususkan bagi tenaga kerja bongkar muat. Kedua sistem ini saling terintegrasi untuk menciptakan ekosistem logistik yang transparan dan efisien di Pelabuhan Tanjungpandan.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks