TEMPILANG — Kebakaran melanda sebuah rumah milik Bahud (61) di Dusun Merabok, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, sekitar pukul 10.45 WIB, Kamis (4/6). Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah sebagian besar terbuat dari papan dan banyak material mudah terbakar di dalamnya.
Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, saat menerima laporan, personel Polsek Tempilang langsung menuju lokasi dan bergabung dengan warga melakukan pemadaman.
"Prioritas utama kami adalah keselamatan warga serta mencegah api meluas ke rumah-rumah di sekitar lokasi," kata Yos dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Kamis.
Anggota Polisi Angkut Ember Air di Tengah Keterbatasan Alat
Di tengah keterbatasan peralatan pemadam, sejumlah anggota kepolisian turut mengangkut ember berisi air dan menyiramkannya ke titik-titik api agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain. Selain membantu pemadaman, polisi juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus arus listrik di sekitar lokasi guna menghindari risiko yang lebih besar.
"Kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat Polri kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan," ujar Yos.
Satu Unit Mobil Honda CR-V Ikut Hangus Terbakar
Akibat peristiwa tersebut, rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar. Satu unit mobil Honda CR-V milik Rio Sidarta yang terparkir di depan rumah juga tidak dapat diselamatkan. Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB setelah personel Polsek Tempilang, warga, dan pihak terkait bahu-membahu melakukan pemadaman.
Dugaan Sementara: Api Berasal dari Sisa Racun Nyamuk Bakar
Berdasarkan data sementara, kebakaran diduga bermula dari kamar depan rumah. Dugaan sementara, api berasal dari sisa racun nyamuk bakar yang berada di dalam kamar tersebut. Saat ini petugas masih melakukan pendataan dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Anggota masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran," ujar Yos.
Polres Bangka Barat Imbau Warga Waspadai Sumber Api
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah serta memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Langkah sederhana ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang, terutama di permukiman padat dengan konstruksi bangunan kayu yang rawan kebakaran.