Pencarian

Legenda Persija dan Timnas Indonesia Tan Liong Houw Tutup Usia di Usia 89 Tahun

Selasa, 30 Juni 2026 • 01:42:01 WIB
Legenda Persija dan Timnas Indonesia Tan Liong Houw Tutup Usia di Usia 89 Tahun
Legenda Persija dan Timnas Indonesia Tan Liong Houw tutup usia di usia 89 tahun.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kabar duka ini disampaikan langsung oleh klub berjuluk Macan Kemayoran melalui unggahan di media sosial resmi mereka. "Selamat jalan, Tan Liong Houw. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Persija. Perjuanganmu akan selalu dikenang, namamu akan selalu terukir dalam sejarah, dan pengabdianmu akan senantiasa hidup di hati keluarga besar Macan Kemayoran," tulis Persija dalam pernyataan resminya.

Dari Gelandang Kiri Persija ke Panggung Olimpiade

Pria kelahiran 26 Juli 1930 ini memulai karier gemilangnya bersama Persija di era 1950-an. Posisi andalannya sebagai gelandang kiri. Ia menjadi motor permainan Macan Kemayoran dan sukses mengantarkan tim juara Liga Indonesia pada 1954 setelah mengalahkan PSMS Medan.

Kelincahan serta keberaniannya di lapangan membuat suporter Persija memberinya julukan istimewa: Macan Betawi. Julukan itu melekat kuat hingga akhir hayatnya. Nama asli Tan Liong Houw adalah Latief Harris Tanoto.

12 Tahun Bela Merah Putih, Bikin Lev Yashin Kewalahan

Bersinar di level klub, Tan Liong Houw kemudian dipanggil memperkuat Timnas Indonesia. Karier internasionalnya membentang selama 12 tahun, dari 1950 hingga 1962. Ia menjadi bagian dari generasi emas yang membuat Indonesia disegani di Asia.

Puncaknya terjadi di Olimpiade Melbourne 1956. Indonesia sukses menembus babak perempat final. Di laga itu, Tan Liong Houw dan kawan-kawan membuat kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin, kerepotan. Pertandingan pertama berakhir imbang 0-0. Namun, pada laga ulangan, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-4.

Empat Asian Games dan Gelar Merdeka Games

Selama membela Tim Merah Putih, Tan Liong Houw tampil di empat edisi Asian Games secara berturut-turut: 1951, 1954, 1958, dan 1962. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang meraih gelar juara Merdeka Games pada 1961. Kala itu, Indonesia menaklukkan Malaysia dengan skor 2-1 di partai final.

Kepergian Tan Liong Houw meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Persija dan pecinta sepak bola nasional. Namanya akan terus terukir sebagai salah satu legenda yang meletakkan fondasi kejayaan sepak bola Indonesia di kancah internasional.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks