PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 telah berjalan dengan prinsip efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Target pendapatan daerah dinilai tercapai secara optimal, sementara belanja daerah tetap difokuskan pada prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Evaluasi Program yang Bersentuhan Langsung dengan Warga
Meski secara umum realisasi anggaran berjalan baik, Hidayat mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kata dia, akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara bertahap.
"Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri. Setiap rupiah anggaran harus benar-benar berdampak bagi kesejahteraan rakyat Bangka Belitung," ujar Hidayat dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRD, Pangkalpinang.
Rekomendasi DPRD dan Tindak Lanjut LHP BPK
Rapat paripurna tersebut juga menjadi forum penyampaian rekomendasi DPRD atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Hidayat menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan.
Ia menambahkan, evaluasi berkala menjadi kunci untuk memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah daerah berjanji akan lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat dalam penyusunan anggaran ke depan.
Komitmen Transparansi untuk Kepercayaan Publik
Hidayat menekankan bahwa transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Dengan keterbukaan data anggaran, masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan di Bangka Belitung.
"Kami ingin masyarakat tahu persis ke mana uang mereka digunakan. Ini bentuk tanggung jawab moral kami sebagai pelayan rakyat," tegasnya.