TOBOALI — Sebanyak 4.473 warga miskin dan rentan miskin di Kabupaten Bangka Selatan bakal mendapat jaminan kesehatan gratis pada 2026. Bukan dari APBD semata, iuran mereka akan ditanggung oleh perusahaan dan BUMD lewat skema dana tanggung jawab sosial atau CSR.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menginisiasi kerja sama ini bersama tujuh perusahaan dan satu bank daerah. Mereka adalah PT Sinergi Maju Bersama, PT Samudra Berhasil Bersama, Bank Sumsel Babel Cabang Toboali, PT Basel Mining Sejahtera, PT Sinar Sejahtera Perkasa, PT Mitra Gapura Mandiri, dan PT Mitra Gapura Mandiri Sejahtera.
Mekanisme Kemitraan: Bukan Sekadar Bantuan
Pembahasan draf perjanjian kerja sama (PKS) digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah Basel, Senin (6/7/2026). Pertemuan itu juga dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang sebagai pelaksana program JKN.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Firmansyah menegaskan, kerja sama ini tidak sekadar pemberian bantuan. “Mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, kepastian hukum, transparansi, dan akuntabilitas,” ujarnya dalam keterangan yang diterima media.
Setiap perusahaan diminta menugaskan tim legal dan akuntansi untuk mengikuti pembahasan draf PKS. Langkah ini memastikan aspek kepatuhan hukum, mitigasi risiko, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak dikaji menyeluruh sebelum ditandatangani.
Kolaborasi Tiga Pilar untuk Perlindungan Sosial
Firmansyah menjelaskan, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan BPJS Kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Tujuannya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang layak.
“Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat miskin dan rentan miskin yang memperoleh perlindungan jaminan kesehatan secara berkelanjutan,” jelas Firmansyah.
Ia menambahkan, sejumlah perusahaan telah menyatakan komitmennya. Total sasaran mencapai kurang lebih 4.473 jiwa penerima manfaat JKN.
Harapan Percepatan Realisasi di Lapangan
Firmansyah berharap pembahasan draf PKS segera ditindaklanjuti hingga proses penandatanganan. Dengan begitu, komitmen perusahaan bisa segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Basel.
“Saya berharap penuh kepada seluruh para perusahaan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah Basel ini, khususnya di bidang kesehatan,” pungkasnya.