BELITUNG — Ribuan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Bangka Belitung berkumpul di Hotel Santika, Tanjung Pandan, Rabu (5/8/2026). Mereka menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 yang digelar Pemprov Babel.
Momen ini tidak sekadar seremonial tahunan. Noni Hidayat Arsani memanfaatkan forum tersebut untuk melontarkan instruksi konkret kepada barisan kader di garda terdepan pembangunan keluarga itu.
Tiga Arahan Utama untuk Kader PKK Babel
Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta jajarannya tidak bekerja dengan cara-cara monoton. Ia mendorong kader lebih inovatif dan adaptif terhadap dinamika masyarakat yang berubah cepat.
"Tantangan zaman terus berubah. Melalui momentum HKG ke-54 ini, saya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk lebih inovatif dan adaptif, fokus pada isu strategis, serta terus merawat semangat gotong royong," ajaknya di hadapan peserta.
10 Program Pokok Wajib Dikemas Kreatif
Noni menegaskan sepuluh program pokok PKK tidak boleh dijalankan dengan pola lama yang itu-itu saja. Kemasan kreatif yang relevan dengan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini menjadi syarat mutlak.
Menurutnya, kader PKK adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan persoalan warga. "Kerelaan, keikhlasan dan semangat kerja sosial yang Ibu-ibu tunjukkan adalah motor penggerak nyata di tengah masyarakat," tegasnya.
Fokus pada Stunting, Kemiskinan, dan Ekonomi Perempuan
Instruksi tersebut bukan tanpa arah. Noni meminta seluruh kader se-Babel memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menekan angka stunting dan menurunkan angka kemiskinan di daerah kepulauan ini.
Ia juga menyoroti peningkatan literasi digital keluarga, penjagaan lingkungan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi perempuan. Sektor UMKM dan UP2K disebut sebagai kendaraan utama penggerak ekonomi keluarga.
Evaluasi Tahunan dan Babak Baru Pengabdian
Di akhir sambutannya, istri Gubernur Babel itu mengajak seluruh kader menjadikan peringatan ini sebagai momentum evaluasi tahunan. Targetnya jelas: memperkuat tekad membangun keluarga sejahtera di seluruh tingkatan, dari provinsi hingga RT/RW.
"Mari kita jadikan peringatan HKG PKK ke-54 ini sebagai babak baru untuk bekerja lebih giat, lebih kompak dan lebih berdampak. Teruslah bergerak, tebarkan manfaat dan jadilah pelopor perubahan demi mewujudkan Bangka Belitung yang lebih maju dan sejahtera," tutupnya.
Noni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kader Dasawisma dan pengurus di semua jenjang—kabupaten, kecamatan, desa, hingga RT/RW—atas dedikasi mereka mengabdi tanpa pamrih.