PANGKALPINANG — BPBD Kota Pangkalpinang memastikan pasokan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan tetap terpenuhi di tengah musim kemarau yang melanda wilayah tersebut. Kecamatan Bukit Intan menjadi wilayah pertama yang menerima bantuan ribuan liter air bersih secara gratis.
"Saat ini kita sudah menyalurkan bantuan ribuan liter air bersih secara gratis di Bukit Intan," kata Kepala BPBD Kota Pangkalpinang Dedy Revandi, Sabtu.
Lima Kecamatan Masuk Zona Rawan Kekeringan
BPBD Kota Pangkalpinang telah memetakan potensi krisis air bersih di wilayah kota Pangkalpinang. Pada musim kemarau tahun ini, setidaknya lima kecamatan masuk dalam kategori rawan kekeringan.
- Kecamatan Bukit Intan
- Kecamatan Gerunggang
- Kecamatan Girimaya
- Kecamatan Taman Sari
- Kecamatan Rangkui
Meski demikian, hingga saat ini permintaan bantuan air bersih baru masuk dari Kecamatan Bukit Intan. "Sementara kecamatan lainnya belum ada permintaan bantuan air bersih ini," ujarnya.
Mekanisme Penyaluran: Satu Titik Minimal 10 Kepala Keluarga
Dalam pendistribusian bantuan ini, BPBD Kota Pangkalpinang menerapkan mekanisme khusus agar penyaluran lebih efektif dan tepat sasaran. Warga yang membutuhkan diminta untuk berkumpul di satu titik penyaluran yang telah ditentukan.
"Dalam satu titik, kita akan mengumpulkan minimal 10 kepala keluarga agar penyaluran air bersih ini lebih efektif," jelas Dedy Revandi.
BPBD Kota Pangkalpinang juga mengimbau warga untuk menyiapkan tempat penampungan air seperti ember, drum, galon, dan wadah lainnya sebelum petugas tiba di lokasi.
Prioritas untuk Kebutuhan Sehari-hari, Bukan Bak Mandi
Penyaluran air bersih ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pokok warga sehari-hari. BPBD Kota Pangkalpinang menegaskan bantuan tidak diperuntukkan bagi pengisian bak mandi atau tandon air berkapasitas besar.
"Kami tidak melayani penyaluran air bersih untuk pengisian bak mandi atau tandon air berkapasitas besar, kecuali tempat penampungan air rumah ibadah dan sarana publik sosial lainnya," katanya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk amanat Wali Kota Pangkalpinang untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih selama musim kemarau berlangsung.