KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Level 6.373,84 yang diraih pada penutupan sore ini menjadi level tertinggi yang pernah dicapai indeks dalam beberapa sesi terakhir. Sejak awal perdagangan, IHSG langsung menunjukkan momentum positif dengan dibuka di posisi 6.277,76 dan terus bergerak menguat hingga penutupan. Kinerja ini sekaligus memperpanjang tren positif indeks yang secara bulanan telah menguat 5,49%.
LQ45 Ikut Terangkat, Frekuensi Transaksi Tembus 2 Juta Kali
Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks LQ45 yang naik 1,29% ke level 633,840. Data RTI Business mencatat total frekuensi perdagangan mencapai 2.097.864 kali sepanjang hari ini, menunjukkan partisipasi investor ritel dan institusi yang tinggi di pasar.
Jika melihat akumulasi pergerakan sepekan terakhir, IHSG mencatat penguatan 0,36%. Namun, dalam sebulan terakhir laju penguatannya jauh lebih agresif, mencapai 5,49%.
Level 6.300 Kembali Direbut, Sentimen Apa yang Mendominasi?
Kembalinya IHSG ke level 6.300-an ini menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar setelah beberapa waktu lalu indeks sempat tertekan. Aksi beli yang terjadi hari ini cukup merata di seluruh sektor, dengan tekanan jual hanya terjadi pada sebagian kecil emiten.
Dari sisi aksi investor, data menunjukkan optimisme mulai terbangun kembali. Hal ini terlihat dari rasio saham yang menguat yang mencapai hampir tiga kali lipat dibandingkan saham yang melemah.
Proyeksi Pergerakan IHSG ke Depan
Dengan volume transaksi yang masih di atas rata-rata dan tren penguatan yang konsisten, para pelaku pasar akan mencermati kemampuan IHSG untuk bertahan di atas level 6.373 pada sesi berikutnya. Level resistance terdekat berada di kisaran 6.400, sementara support berada di area 6.277.
Investor disarankan tetap memperhatikan pergerakan nilai tukar rupiah dan arus modal asing yang kerap menjadi katalis pergerakan indeks dalam beberapa pekan terakhir. Investasi mengandung risiko.