PANGKALPINANG — Suasana keakraban menyelimuti Kantor PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (28/8/2026) sore. Bukan rapat redaksi atau diskusi jurnalistik yang digelar, melainkan 16 tim wartawan yang duduk berhadapan, mengocok kartu domino, dan mengatur langkah di meja hijau.
Lomba gaple antarwartawan ini diinisiasi PWI Babel bersama Orado Babel. Ketua PWI Babel Mohammad Fathurrakhman yang akrab disapa Boy membuka langsung ajang tersebut, didampingi Ketua Orado Babel Syahrizal Fatahillah.
Bukan Sekadar Main Kartu, tapi Strategi dan Kekompakan
Di atas meja, setiap tim beradu taktik. Setiap kartu yang dibuang adalah keputusan, setiap langkah adalah perhitungan. Namun bagi Boy, esensi kegiatan ini melampaui sekadar permainan.
"Lomba gaple bukan hanya bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan di kalangan wartawan," ujar Boy di sela-sela acara.
Memperkuat Silaturahmi Antarjurnalis Babel
Puluhan wartawan dari berbagai media di Babel tampak bergantian mengikuti pertandingan. Gelak tawa dan obrolan ringan mewarnai setiap meja, menciptakan atmosfer yang jauh dari kesan tegang. Bagi para jurnalis yang sehari-hari diburu tenggat pemberitaan, momen ini menjadi ruang untuk melepas penat.
Kolaborasi antara PWI Babel dan Orado Babel dalam ajang ini dinilai sebagai langkah positif untuk mengakomodasi minat dan bakat para wartawan di luar aktivitas jurnalistik. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi agenda rutin tahunan, seiring dengan semangat kemerdekaan yang dirayakan.
Lomba gaple ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dipersiapkan menyambut HUT ke-81 RI. Selain mempererat solidaritas, ajang ini juga menjadi bukti bahwa wartawan tidak hanya bekerja keras di lapangan, tetapi juga tahu cara menjaga kebersamaan di luar tugas peliputan.