Pencarian

Vaksin Rotavirus Bayi Bio-RV Terbit, Cegah Diare Berat Sejak Usia 0-5 Hari

Rabu, 09 September 2026 • 09:52:31 WIB
Vaksin Rotavirus Bayi Bio-RV Terbit, Cegah Diare Berat Sejak Usia 0-5 Hari
Petugas menunjukkan kemasan Vaksin Rotavirus Bio-RV yang telah memperoleh izin edar dari BPOM RI.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Infeksi rotavirus bukan sekadar diare biasa. Data Kementerian Kesehatan mencatat virus ini menjadi biang keladi 41 hingga 58 persen kasus rawat inap balita di Indonesia. Angka ini yang mendorong PT Bio Farma (Persero) untuk mempercepat hadirnya vaksin rotavirus neonatal pertama karya anak bangsa.

Bio Farma resmi memperoleh Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) pada 2 September 2026. Vaksin Bio-RV ini dirancang khusus untuk melindungi bayi di fase paling rentan, bahkan sebelum usianya menginjak satu minggu.

Apa Itu Vaksin Bio-RV dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Bio-RV adalah vaksin bioteknologi berbentuk cairan oral (tetes) yang menyasar bayi usia 0–5 hari. Berbeda dengan vaksin suntik, pemberiannya cukup diteteskan ke mulut bayi sehingga lebih praktis dan tidak membuat si kecil rewel.

Vaksin ini bekerja melindungi tubuh dari gastroenteritis atau peradangan saluran pencernaan yang memicu diare berat. Perlindungan neonatal ini penting karena sistem kekebalan bayi baru lahir masih sangat lemah.

Jadwal Pemberian Vaksin Rotavirus pada Bayi

Agar perlindungan optimal, vaksin Bio-RV diberikan dalam tiga dosis dengan jeda waktu tertentu. Dosis pertama diberikan saat bayi berusia 0–5 hari, dilanjutkan dosis kedua pada usia 8–10 minggu, dan dosis ketiga di usia 12–14 minggu.

Jadwal berjenjang ini bertujuan memperkuat antibodi secara bertahap. Menurut Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya, pemberian imunisasi sejak fase awal kelahiran adalah kunci menekan angka kesakitan dan kematian bayi.

“Yang ingin kami hadirkan adalah perlindungan sedini mungkin bagi anak-anak Indonesia, sekaligus memastikan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menjamin keberlanjutan pasokan vaksin secara mandiri,” ujar Shadiq dalam keterangan resminya, Rabu (9/9/2026).

Riset Panjang dan Kolaborasi Global

Vaksin ini bukan produk instan. Pengembangan Bio-RV melewati perjalanan panjang yang melibatkan peneliti, akademisi, industri, dan mitra global. Prosesnya mencakup uji praklinis, uji klinis, hingga alih teknologi.

Bio Farma berkolaborasi dengan Murdoch Children’s Research Institute (MCRI) asal Australia dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Strain vaksin RV3-BB yang digunakan pertama kali ditemukan oleh Profesor Ruth Bishop di Australia, dengan dukungan Gates Foundation, Universitas Airlangga, dan organisasi kesehatan global PATH.

“Bio-RV bukan hanya tentang hadirnya satu produk vaksin baru. Di balik pencapaian ini terdapat perjalanan panjang pengembangan ilmu pengetahuan, pengembangan proses, uji praklinis dan klinis, alih teknologi, registrasi, serta penyiapan manufaktur,” jelas Shadiq.

Jaminan Keamanan dari BPOM RI

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar memastikan vaksin Bio-RV telah melewati evaluasi saksama dan memenuhi standar uji klinis ketat oleh Komite Nasional Penilai Obat. Proses percepatan evaluasi tidak mengurangi standar pengawasan mutu.

“Rotavirus merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian pada bayi baru lahir, dengan fase paling rentan terjadi pada usia 1 hingga 1,5 bulan pertama. Dengan hadirnya vaksin Bio-RV yang dapat diberikan sejak dini, kita berharap angka kematian tersebut dapat diturunkan secara signifikan,” kata Taruna.

Mengapa Vaksin Ini Penting untuk Si Kecil?

Diare berat akibat rotavirus bisa menyebabkan dehidrasi parah yang berujung fatal jika tidak segera ditangani. Bayi di bawah usia enam bulan paling berisiko mengalami komplikasi serius karena cadangan cairan tubuhnya masih sedikit.

Dengan adanya vaksin oral yang bisa diberikan segera setelah lahir, ibu tidak perlu menunggu bayi lebih besar untuk mendapatkan perlindungan. Ini menjadi lompatan besar dalam upaya menekan angka kematian bayi di Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian produksi vaksin nasional.

Bagi orang tua yang ingin memberikan perlindungan optimal, konsultasikan jadwal imunisasi rotavirus dengan dokter anak atau fasilitas kesehatan terdekat. Pastikan si kecil mendapatkan dosis lengkap sesuai usianya.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks