PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menegaskan pembangunan kota tidak boleh hanya berorientasi pada fisik semata. Pemerintah Kota Pangkalpinang diminta memastikan warga mendapatkan layanan dasar yang mampu meningkatkan kualitas hidup.
Penegasan itu disampaikan Saparudin dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (17/9/2026). Ia menyebut target pemenuhan kebutuhan dasar harus tercapai dalam dua tahun ke depan.
Kapasitas Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Saparudin menyatakan pendidikan dan kesehatan menjadi dua sektor yang paling ditekankan dalam target tersebut. Kedua layanan dasar itu harus bisa dipenuhi secara menyeluruh, tidak sekadar tersedia secara terbatas.
"Target kita, tahun ini, tahun depan kita harus sudah bisa memenuhi hal-hal yang mendasar. Kapasitas pendidikan harus bisa kita penuhi, kapasitas untuk kesehatan harus bisa dipenuhi," kata Prof. Saparudin.
Menurutnya, penguatan pendidikan dan kesehatan akan berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian dari arah pembangunan kota.
Kemiskinan dan Pengangguran Masuk Perhatian Pemkot
Selain layanan dasar, Pemkot Pangkalpinang menaruh perhatian pada persoalan kemiskinan dan pengangguran. Dua isu itu disebut masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditangani serius.
Peringatan hari jadi ke-269 menjadi momen bagi Saparudin untuk menegaskan arah pembangunan kota ke depan. Ia berharap usia kota yang mendekati tiga abad itu membawa kesejahteraan lebih merata bagi warganya.
"Harapan saya, Kota Pangkalpinang di 269 tahun usianya ini menjadi kota yang semakin bisa memberikan kesejahteraan dan kenyamanan kepada masyarakat Kota Pangkalpinang," ujarnya.
Dua Tahun Jadi Patokan Pemenuhan Layanan Dasar
Saparudin menetapkan tahun ini dan tahun depan sebagai periode kunci pemenuhan kebutuhan dasar. Artinya, sejumlah program di sektor pendidikan dan kesehatan harus tuntas sebelum periode itu berakhir.
Pemkot Pangkalpinang belum merinci besaran anggaran maupun program teknis yang disiapkan untuk mencapai target tersebut. Namun arah kebijakan sudah ditegaskan dalam upacara hari jadi kota.
Warga Pangkalpinang akan menantikan realisasi janji layanan dasar itu, terutama akses pendidikan dan kesehatan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak di tingkat kelurahan.