Pencarian

10 Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak, Indonesia Peringkat Keempat Dunia

Selasa, 03 November 2026 • 15:07:01 WIB
10 Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak, Indonesia Peringkat Keempat Dunia
Amerika Serikat memimpin daftar negara dengan 165 gunung berapi Holosen menurut data Global Volcanism Program.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Amerika Serikat memimpin daftar negara dengan gunung berapi Holosen terbanyak di dunia, yakni 165 gunung, menurut data Smithsonian Institution melalui Global Volcanism Program (GVP) per 31 Maret 2026. Indonesia menempati peringkat keempat dengan 101 gunung berapi Holosen, di bawah Jepang dan Rusia. Data ini memakai definisi gunung berapi yang tercatat erupsi dalam sekitar 12.000 tahun terakhir, bukan berarti seluruhnya masih aktif saat ini.

Negara-negara di daftar ini umumnya berada di jalur pertemuan lempeng tektonik, zona subduksi, atau titik panas bumi. Kondisi geologis itulah yang membentuk bentang alam sekaligus memengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

1. Amerika Serikat: 165 Gunung Berapi

Amerika Serikat menempati posisi puncak dengan 165 gunung berapi Holosen. Sebarannya mencakup Alaska, Kepulauan Aleut, Hawaii, dan kawasan Pegunungan Cascade.

Salah satu yang paling dikenal adalah Gunung Kilauea di Pulau Hawaii. Gunung bertipe perisai ini berlereng landai karena terbentuk dari aliran lava basaltik, dan menjadi daya tarik utama Hawai'i Volcanoes National Park. Wisatawan bisa menyaksikan lanskap kaldera, terowongan lava, serta hamparan batuan hasil aktivitas vulkanik.

2. Jepang: 116 Gunung Berapi

Jepang berada di urutan kedua dengan 116 gunung berapi Holosen. Posisinya di Cincin Api Pasifik membuat aktivitas vulkanik negara ini tergolong tinggi.

Gunung Fuji menjadi ikon utamanya. Berketinggian sekitar 3.776 meter di atas permukaan laut, Fuji adalah gunung tertinggi di Jepang dengan bentuk kerucut simetris yang khas. Selain jalur pendakian, pemandangan Fuji bisa dinikmati dari kawasan Danau Kawaguchi dan sekitarnya.

3. Rusia: 106 Gunung Berapi

Rusia menempati peringkat ketiga dengan 106 gunung berapi Holosen. Mayoritas terkonsentrasi di Semenanjung Kamchatka dan Kepulauan Kuril, dua wilayah dengan aktivitas vulkanik intensif.

Gunung Klyuchevskoy di Kamchatka menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Stratovolcano ini sering mengeluarkan abu dan material vulkanik, dan kawasan sekitarnya menawarkan panorama pegunungan, lembah luas, serta gletser yang masih alami.

4. Indonesia: 101 Gunung Berapi

Indonesia berada di peringkat keempat dengan 101 gunung berapi Holosen. Deretannya membentang dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Maluku, mengikuti jalur Cincin Api Pasifik.

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah menjadi salah satu yang paling dikenal karena erupsinya relatif sering. Dari sisi wisata, kawasan Merapi menawarkan panorama gunung, Museum Gunungapi Merapi, dan berbagai titik wisata di lerengnya. Aktivitas wisata tetap wajib mengikuti ketentuan keselamatan otoritas terkait.

Catatan sejarah vulkanik Indonesia juga tercatat dalam data Oregon State University dan United States Geological Survey (USGS). Tiga dari tujuh erupsi paling mematikan dalam sejarah terjadi di Indonesia, salah satunya letusan Krakatau 1883 yang memicu tsunami dan menewaskan sekitar 36.000 orang.

5. Cili: 90 Gunung Berapi

Cili melengkapi lima besar dengan 90 gunung berapi Holosen. Posisinya di tepi barat Amerika Selatan membuat negara ini berada tepat di zona subduksi Lempeng Nazca, salah satu alasan konsentrasi vulkaniknya tinggi.

Mengapa Indonesia Bukan Nomor Satu?

Jumlah gunung berapi Holosen Indonesia memang besar, tetapi sebarannya terpecah di ribuan pulau. Amerika Serikat unggul karena menggabungkan jalur Cascade, busur Aleut, dan titik panas Hawaii dalam satu wilayah negara yang jauh lebih luas.

Bagi traveler, data ini berguna sebagai peta minat: kawasan vulkanik di negara mana pun menawarkan lanskap khas, tetapi akses dan tingkat keselamatannya berbeda-beda. Informasi terkini soal status gunung dan jalur wisata sebaiknya dikonfirmasi ke badan geologi atau dinas pariwisata setempat sebelum berangkat.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: goodnewsfromindonesia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks