PANGKALPINANG — Peraih World Artist of the Year di Josie Music Awards ke-12 itu menyiapkan karya baru dalam tiga bahasa sekaligus: Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Persiapan dilakukan setelah penghargaan bergengsi musik independen Amerika Serikat tersebut ia bawa pulang.
Kemenangan JessC di ajang itu mendapat perhatian sejumlah media nasional. Detik, TIMES Indonesia, dan RRI.co.id memberitakan pencapaian penyanyi dan penulis lagu multibahasa tersebut.
Jejak di Josie Music Awards ke-12
Josie Music Awards dikenal sebagai ajang yang memberi ruang bagi musisi independen dari berbagai negara. Penghargaan World Artist of the Year yang diraih JessC menempatkannya di antara penerima apresiasi lintas negara pada edisi ke-12 tersebut.
Lewat penghargaan itu, JessC memperkuat langkahnya di pasar musik internasional. Indonesia menjadi salah satu pasar yang ia bidik, selain kiprahnya di panggung global.
Tiga Bahasa dalam Karya Baru
JessC menyiapkan sejumlah karya baru dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Kemampuan menulis lagu dalam tiga bahasa menjadi ciri yang ia bawa sejak sebelum meraih penghargaan di Amerika Serikat.
Rencana merilis lagu berbahasa Indonesia menjadi sinyal keseriusan JessC menyapa pendengar Tanah Air. Karya berbahasa Inggris dan Mandarin tetap disiapkan untuk menjaga jangkauan internasionalnya.
Respons Media Indonesia
Pemberitaan Detik, TIMES Indonesia, dan RRI.co.id menandai perhatian media nasional terhadap capaian JessC. Sorotan itu datang setelah kemenangannya di ajang musik independen Amerika Serikat.
Bagi pendengar di Indonesia, rencana karya berbahasa Indonesia menjadi kabar yang paling ditunggu. JessC belum mengumumkan jadwal rilis atau judul lagu yang akan datang.