JAKARTA — Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani menyatakan pencapaian laba semester I-2026 mencerminkan konsistensi perseroan mengembangkan bisnis dengan tetap memperhatikan kualitas aset dan kondisi pasar. Pertumbuhan laba 91,2% secara year-on-year itu disebut lahir dari strategi bisnis yang mengedepankan pertumbuhan sehat.
“Pada semester I-2026, BRI Finance mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara year-on-year. Kinerja ini mencerminkan strategi bisnis yang kami jalankan dengan tetap mengedepankan pertumbuhan yang sehat, kualitas portofolio, dan prinsip kehati-hatian,” ujar Dhani, sapaan Aditia Fakhri Ramadhani.
Pembiayaan Konsumer Tumbuh 223,35% per Juni 2026
Segmen konsumer menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan BRI Finance. Penyaluran pembiayaan pada segmen tersebut tercatat tumbuh 223,35% YoY per Juni 2026.
Lonjakan itu menunjukkan peningkatan kontribusi pembiayaan konsumer terhadap perkembangan bisnis perseroan secara keseluruhan. Ekspansi di segmen ini berjalan seiring pertumbuhan laba yang diraih pada periode yang sama.
Manajemen Risiko Jadi Penopang Kualitas Portofolio
Di samping ekspansi bisnis, BRI Finance menjaga kualitas portofolio melalui penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian. Langkah itu disebut berjalan beriringan dengan pengembangan bisnis perseroan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan menghadapi kondisi pasar sepanjang semester I-2026. Kualitas aset tetap menjadi perhatian utama saat pembiayaan konsumer tumbuh agresif.
Laba 91,2% Jadi Modal Lanjutkan Ekspansi
Pertumbuhan laba 91,2% YoY memberi ruang bagi BRI Finance untuk melanjutkan ekspansi bisnis pada periode berikutnya. Segmen konsumer diproyeksikan tetap menjadi salah satu penopang utama.
Perseroan belum memerinci target pembiayaan maupun proyeksi laba untuk semester II-2026. Namun arah strategi yang dijalankan tetap menempatkan pertumbuhan sehat dan kualitas portofolio sebagai prioritas.