Pencarian

Gubernur Babel Hidayat Arsani Dorong HIPMI Jadi Motor Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah Lewat FORBISDA 2026

Jumat, 15 Mei 2026 • 16:56:46 WIB
Gubernur Babel Hidayat Arsani Dorong HIPMI Jadi Motor Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah Lewat FORBISDA 2026
Gubernur Hidayat Arsani membuka FORBISDA HIPMI Babel 2026 di Hotel Santika, Bangka Tengah.

BANGKA TENGAH — Hidayat Arsani membuka langsung FORBISDA Badan Pengurus Daerah HIPMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Santika, Jumat (15/5/2026). Ia tidak membuang waktu dengan pidato umum. Pesannya langsung ke inti persoalan: kolaborasi lintas sektor adalah kunci menghadapi tekanan ekonomi global.

"Forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika dan tantangan ekonomi yang terus berkembang," ujar Hidayat dalam sambutannya.

Mengapa HIPMI Jadi Garda Depan?

Gubernur menilai pengusaha muda bukan sekadar pelengkap ekosistem bisnis. Mereka adalah motor inovasi, pencipta lapangan kerja, dan penguat daya saing daerah. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, peran itu dinilai krusial.

Hidayat menegaskan, Pemprov Babel berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif. Kebijakan yang mendukung investasi, pengembangan UMKM, dan peningkatan daya saing daerah menjadi prioritas. "Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Perlu sinergi dengan HIPMI dan seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.

FORBISDA Bukan Sekadar Forum Tahunan

FORBISDA 2026 dirancang sebagai wadah strategis. Bukan hanya untuk diskusi, tapi untuk menghasilkan kesepakatan bisnis dan rekomendasi kebijakan. Para peserta berasal dari pengusaha muda, akademisi, dan perwakilan dinas terkait.

Beberapa isu yang mengemuka dalam forum ini antara lain kemudahan perizinan usaha, akses permodalan bagi UMKM, dan pengembangan sektor pariwisata serta pertambangan yang berkelanjutan. Semua ini menjadi pekerjaan rumah bersama antara pemerintah dan HIPMI.

Investasi dan Lapangan Kerja Jadi Target Utama

Gubernur berharap HIPMI bisa menjadi jembatan antara investor lokal dan nasional. Dengan potensi sumber daya alam Babel yang melimpah, pengusaha muda diharapkan mampu mengelola peluang tanpa meninggalkan prinsip ekonomi inklusif.

"Kita ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir orang. Harus dirasakan oleh pelaku UMKM di kampung-kampung," ujar Hidayat menegaskan.

Forum ini juga menjadi ajang evaluasi program kerja HIPMI Babel ke depan. Beberapa pengurus daerah melaporkan rencana aksi di masing-masing kabupaten/kota, termasuk Bangka, Bangka Barat, dan Belitung.

Bagikan
Sumber: sekilasindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks