Pencarian

Kementan dan BPDP Buka Beasiswa SDM Sawit 2026, Kuliah Gratis hingga Sertifikat Kompetensi untuk Warga Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 • 10:22:31 WIB
Kementan dan BPDP Buka Beasiswa SDM Sawit 2026, Kuliah Gratis hingga Sertifikat Kompetensi untuk Warga Indonesia
Kementerian Pertanian dan BPDP membuka pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026 untuk pendidikan tinggi gratis.

JAKARTA — Pemerintah kembali membuka peluang bagi putra-putri Indonesia untuk mengenyam pendidikan tinggi gratis di bidang perkebunan kelapa sawit. Program Beasiswa SDM Sawit 2026, hasil kerja sama Kementerian Pertanian dan BPDP, menawarkan pembiayaan penuh dari kuliah hingga sertifikat kompetensi.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman sdmperkebunan.bpdp.or.id mulai 3 Juni 2026. Proses seleksi akan berlangsung pada 21 Juli hingga 29 Agustus 2026, dan hasilnya akan diumumkan pada 7 September 2026.

Siapa yang Bisa Mendaftar dan Apa Saja Fasilitasnya?

Program ini menyasar berbagai kalangan. Mulai dari lulusan SMA/SMK sederajat, pekerja perkebunan, hingga masyarakat umum yang berminat mengembangkan kompetensi di sektor sawit. Beasiswa mencakup jenjang pendidikan vokasi (D1, D2, D3, D4) dan akademik (S1) dengan program studi relevan terhadap industri kelapa sawit.

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan sejumlah fasilitas. Biaya pendidikan ditanggung penuh, termasuk uang saku, biaya hidup, dan sertifikat kompetensi di akhir studi. Pemerintah menyebut ini sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing industri sawit Indonesia.

Bukan Sekadar Kuliah Gratis, Ada Sertifikat Kompetensi

Yang membedakan program ini dari beasiswa reguler adalah adanya sertifikat kompetensi yang melekat pada kurikulum. Lulusan tidak hanya mendapat ijazah, tetapi juga pengakuan keterampilan yang langsung dibutuhkan oleh perusahaan perkebunan.

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan bersama BPDP merancang kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri. Harapannya, lulusan bisa langsung terserap di lapangan tanpa perlu pelatihan ulang yang memakan waktu dan biaya.

Mengapa Program Ini Dibuka Kembali?

Industri kelapa sawit masih menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional. Namun, tantangan keberlanjutan dan produktivitas kerap menghambat. Pemerintah menilai kebutuhan tenaga terampil di sektor ini masih tinggi, terutama untuk menghadapi tekanan pasar global yang menuntut praktik ramah lingkungan.

Melalui beasiswa ini, Kementan dan BPDP berupaya mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya paham teknis budidaya, tetapi juga mampu mengelola perkebunan secara berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu jawaban atas kritik terhadap industri sawit yang kerap dituding merusak lingkungan dan mengeksploitasi tenaga kerja.

Pendaftaran masih terbuka hingga 20 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui situs resmi BPDP Kementan.

Bagikan
Sumber: kompas.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks