Pencarian

DLH Bangka Buka Layanan Pendampingan Pemilahan Sampah ke Rumah Warga, Target Kurangi Timbunan di TPA

Kamis, 25 Juni 2026 • 16:56:01 WIB
DLH Bangka Buka Layanan Pendampingan Pemilahan Sampah ke Rumah Warga, Target Kurangi Timbunan di TPA
Petugas DLH Kabupaten Bangka memberikan pendampingan teknis pemilahan sampah langsung ke rumah warga.

SUNGAILIAT — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka tidak hanya sekadar mengimbau warga untuk memilah sampah dari rumah. Kali ini, mereka membuka ruang konsultasi dan pendampingan dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan bantuan teknis.

"Kami memberikan kesempatan, baik hanya konsultasi maupun pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kendala memilah sampah di rumah dengan menerjunkan petugas DLH langsung ke masyarakat," kata Kepala DLH Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Kamis.

Dua Jenis Sampah, Dua Manfaat Berbeda

Boy Yandra menjelaskan, pemilahan dilakukan untuk dua kategori utama. Sampah nonorganik seperti botol plastik, minuman kaleng, dan kardus bisa langsung dijual ke pengepul. Sementara sampah organik dapat diolah menjadi pupuk alami yang baik untuk tanaman sayuran.

"Selain mengurangi penumpukan, dengan dilakukan pemilihan masyarakat dapat memanfaatkan kembali sampah yang tidak digunakan," ujar dia.

Volume Sampah Mulai Tertekan, dari 60 Ton ke 58 Ton per Hari

Upaya ini sudah menunjukkan hasil. Boy Yandra mengklaim volume sampah yang masuk ke TPA berhasil ditekan dari 60 ton per hari menjadi 58 ton per hari. Meski begitu, ia mengakui masih banyak ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan.

Pihaknya optimistis dengan tekad bersama, angka tersebut bisa terus ditekan. Ia pun mengingatkan warga di kawasan padat penduduk untuk mulai disiplin membuang sampah pada tempatnya.

Alternatif Bagi Warga yang Tak Ingin ke TPS

Bagi warga yang tidak sempat atau enggan membuang sampah langsung ke tempat pembuangan sementara (TPS) atau TPA, DLH menyediakan opsi lain. Warga bisa memanfaatkan jasa pembuangan sampah yang dikelola kelurahan atau pihak swasta.

"Menjaga kebersihan lingkungan menjadi perhatian serius guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, indah, dan sehat. Namun, semua itu harus mendapat dukungan penuh dari semua lapisan masyarakat," kata Boy Yandra menegaskan.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks