TOBOALI — Prestasi membanggakan diraih oleh dua klinik asal Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dalam ajang Lomba Video Konten Edukasi JKN 2026 tingkat provinsi. Klinik Suci Medika berhasil keluar sebagai Juara I, sedangkan Klinik Pratama DRH menempati posisi Juara III, bersaing dengan puluhan peserta lainnya.
Lomba yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini khusus untuk kategori Klinik Pratama. Sementara itu, Juara II dalam ajang yang sama diraih oleh KP Muhammadiyah PKP Kota Pangkalpinang.
Kreativitas Edukasi JKN yang Diakui
Keberhasilan dua klinik asal Basel ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen fasilitas kesehatan dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui video edukasi yang dikirimkan, kedua klinik dinilai mampu menyajikan informasi seputar program JKN secara kreatif, inovatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Owner Klinik Suci Medika yang juga menjabat sebagai Direktur Klinik Pratama DRH, dr. Rudi Hartono, MM, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada peserta JKN.
Dampak bagi Pelayanan Kesehatan di Basel
Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Bangka Selatan di tingkat provinsi, tetapi juga menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan di daerah mampu bersaing dalam hal inovasi dan kreativitas. Lomba video edukasi JKN sendiri bertujuan untuk mendorong faskes agar lebih aktif dalam menyosialisasikan hak dan kewajiban peserta program jaminan kesehatan nasional.
Dengan raihan Juara I dan III, Klinik Suci Medika dan Klinik Pratama DRH sekaligus menjadi contoh bagi klinik lain di Basel untuk terus berinovasi dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.