Pencarian

PT Timah Gelar Pelatihan Olahan Hasil Laut di Sungailiat, Warga Pesisir Bangka Diajak Olah Ampiang dan Kericu

Kamis, 02 Juli 2026 • 19:48:01 WIB
PT Timah Gelar Pelatihan Olahan Hasil Laut di Sungailiat, Warga Pesisir Bangka Diajak Olah Ampiang dan Kericu
Warga Sungailiat mengikuti pelatihan pengolahan ampiang dan kericu hasil laut oleh PT Timah.

SUNGAILIAT — Bukan sekadar pelatihan biasa, PT Timah (Persero) Tbk menghadirkan mitra binaannya, Getas Afifah, sebagai narasumber dalam kegiatan pengolahan hasil laut di Rusunawa Lingkungan Nelayan II, Sungailiat, Selasa (23/6/2026). Peserta yang terdiri dari warga rusunawa, anggota PKK Sungailiat, dan masyarakat Nelayan I dan II diajak langsung mempraktikkan teknik pengolahan ikan menjadi ampiang dan kericu.

Dua Produk Olahan yang Disasar: Ampiang dan Kericu

Keduanya merupakan produk khas Bangka yang punya potensi pasar. Ampiang semacam kerupuk ikan, sementara kericu adalah olahan ikan yang difermentasi. Tujuannya satu: memperpanjang masa simpan hasil laut dan menjualnya dengan harga lebih tinggi ketimbang ikan segar.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Vini Awilia, yang hadir dalam kegiatan itu, mengapresiasi inisiatif PT Timah. Menurutnya, potensi sumber daya laut di Bangka melimpah, namun pemanfaatannya belum optimal.

"Melalui pelatihan ini, masyarakat khususnya ibu-ibu dapat mengembangkan hasil laut menjadi produk olahan yang memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual yang lebih tinggi. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga," ujar Vini.

Bukan Sekadar Produksi, tapi Juga Pemasaran

Vini berharap program serupa tidak berhenti di pelatihan produksi. Ia mendorong agar ke depan ada pendampingan soal pengemasan dan strategi pemasaran. Dengan begitu, produk olahan warga Sungailiat bisa bersaing di pasar yang lebih luas, bukan hanya dijual di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah. Sub Division Head Engineering & Operation Excellence PT Timah, Tonggo P. Situmorang, turut hadir mendampingi peserta. Lurah Sungailiat, Khoiri, juga tampak dalam acara tersebut.

Mengapa Pelatihan Ini Penting untuk Warga Pesisir?

Sebagian besar warga di Rusunawa Lingkungan Nelayan II menggantungkan hidup pada sektor perikanan. Namun, fluktuasi harga ikan segar kerap menjadi masalah. Dengan keterampilan mengolah ikan, mereka punya alternatif pendapatan yang lebih stabil.

Ke depan, PT Timah diharapkan bisa memperluas jangkauan pelatihan ke desa-desa pesisir lain di Kabupaten Bangka. Permintaan akan produk olahan ikan seperti ampiang dan kericu, menurut para peserta, cukup tinggi terutama saat musim libur atau hari besar keagamaan.

Bagikan
Sumber: babelpos.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks