KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Sebelum tayang penuh di Disney+, tiga dari sepuluh episode The Remarried Empress akan diputar perdana di Busan International Film Festival (BIFF) pada Oktober 2025. Pemutaran ini masuk dalam program On Screen festival.
Sinopsis: Perjanjian Perceraian Seorang Permaisuri
Kisah berpusat pada Permaisuri Navier dan Kaisar Sovieshu dari Kerajaan Timur. Pernikahan mereka retak setelah Sovieshu jatuh hati pada seorang budak pelarian bernama Rashta.
Navier menyetujui permintaan cerai sang kaisar dengan satu syarat: ia diizinkan menikah dengan Putra Mahkota Heinrey dari Kerajaan Barat. Keputusan ini memicu perebutan kekuasaan yang mengancam stabilitas kerajaan, sekaligus menjadi jalan Navier untuk merebut kembali posisinya.
Deretan Pemain dan Kru di Balik Layar
Shin Mina, yang dikenal lewat Hometown Cha-Cha-Cha, berperan sebagai Permaisuri Navier. Ju Jihoon (The Trauma Code: Heroes on Call) memerankan Kaisar Sovieshu, sementara Lee Jongsuk (Big Mouth) tampil sebagai Putra Mahkota Heinrey. Lee Seyoung (The Red Sleeve) memerankan Rashta, budak pelarian yang menjadi pusat konflik.
Naskahnya ditulis oleh Yeoh Geena dan Hyun Choongyeol, dengan Cho Suwon—sutradara Still 17 dan Pinocchio—di kursi sutradara. Proses syuting dilakukan di sejumlah lokasi di Eropa, termasuk istana-istana bergaya klasik, menurut keterangan resmi Disney+.
Jadwal Rilis: Empat Episode Perdana
The Remarried Empress akan dirilis dengan empat episode perdana pada 4 November 2025. Setelah itu, dua episode baru tayang setiap Rabu hingga final pada 25 November 2025.
Serial ini bergabung dengan jajaran Korean Originals Disney+ lainnya seperti Made In Korea, Tempest, dan Moving. Langkah ini memperkuat posisi Disney+ di pasar konten Korea yang semakin kompetitif, termasuk untuk penonton Indonesia yang gemar mengikuti drama bergenre sageuk dengan sentuhan fantasi.