BANGKA — Ribuan bibit bakau akan ditanam di pesisir Pantai Takari, Desa Rebo, Kabupaten Bangka pada Senin (8/6/2026). Aksi lingkungan itu digagas oleh PLN Nusantara Power Service (NPS) PLTU Bangka bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026.
Manager Unit PLTU Bangka I Gusti Ngurah Putra Astawa, Manager UPK PLN Babel Anton Wibisono, serta Bupati Bangka Fery Insani dan Kepala DLH Bangka Boy Yandra dijadwalkan hadir. Tak hanya penanaman mangrove, acara juga dirangkai dengan serah terima penghargaan sekolah Adiwiyata dan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Gerakan ASRI: Aman, Sehat, Resik, Indah
Dalam kesempatan yang sama, PLTU Bangka juga akan meluncurkan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program ini menjadi komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa solusi iklim tidak hanya tentang mengurangi emisi, namun juga menjaga keseimbangan ekosistem secara menyeluruh,” tulis pihak PLN NPS PLTU Bangka dalam pernyataan resmi yang diterima JournalArta. Upaya konservasi mangrove, pelestarian hutan, perlindungan sumber daya air, hingga rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut menjadi fokus utama perusahaan.
Apa Manfaat Penanaman Mangrove bagi Warga Pesisir?
Penanaman bibit bakau di Pantai Takari diharapkan mampu melindungi garis pantai dari abrasi dan menjadi habitat alami biota laut. Bagi warga Desa Rebo, keberadaan hutan mangrove juga berfungsi sebagai penahan gelombang dan tempat berkembang biak ikan serta udang yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Kapan Sekolah Adiwiyata Menerima Penghargaan?
Penghargaan sekolah Adiwiyata akan diserahkan langsung pada Senin (8/6/2026) di lokasi acara. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Bangka yang dinilai berhasil menerapkan program pendidikan lingkungan hidup secara konsisten.
Bagaimana Masyarakat Bisa Berpartisipasi?
Kegiatan terbuka bagi masyarakat umum yang ingin ikut serta dalam penanaman bibit mangrove. Panitia mengimbau peserta untuk datang langsung ke Pantai Takari, Desa Rebo, mulai pukul 07.30 WIB. Tidak ada biaya pendaftaran, dan bibit telah disediakan oleh PLTU Bangka dan DLH setempat.