Pencarian

Hyundai dan Kia Uji Coba Teknologi Sterilisasi Kabin Plasma Care UVC di KIA PV5, Klaim Bunuh 99,9% Bakteri

Kamis, 25 Juni 2026 • 10:00:31 WIB
Hyundai dan Kia Uji Coba Teknologi Sterilisasi Kabin Plasma Care UVC di KIA PV5, Klaim Bunuh 99,9% Bakteri
Hyundai dan Kia menguji teknologi Plasma Care UVC untuk sterilisasi kabin pada KIA PV5.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Dua pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai Motor dan Kia, memperkenalkan terobosan baru dalam kebersihan interior kendaraan. Bekerja sama dengan Korea Automotive Technology Institute, mereka menguji sistem Plasma Care UVC pada KIA PV5, sebuah van listrik serbaguna. Hasilnya, teknologi ini mampu mengeliminasi hampir seluruh bakteri E. coli hanya dalam waktu 40 menit pemaparan.

Sinar Far-UVC: Steril Tapi Aman untuk Kulit

Kunci dari teknologi ini terletak pada penggunaan lampu plasma yang memancarkan sinar Far-UVC dengan panjang gelombang antara 200 hingga 230 nanometer. Menurut Hyundai, rentang spesifik ini cukup tinggi untuk membunuh virus dan bakteri di permukaan kulit, namun tidak akan menembus lapisan luar keratin pada kulit manusia. Hal ini menjadikannya aman digunakan meskipun penumpang masih berada di dalam kabin, berbeda dengan sinar UVC konvensional yang berbahaya bagi mata dan kulit.

“Sinar Far-UVC ini bisa dimanfaatkan di area yang lebih luas, seperti sekolah dan rumah sakit, di mana sinar UVC biasa berisiko,” jelas pernyataan resmi Hyundai. Sebagai bonus, sistem ini juga mampu menetralisir zat penyebab bau tidak sedap di udara, berkat kemampuannya menargetkan mikroorganisme yang menjadi sumber bau.

PV5 Jadi Kandidat Uji Coba: Dari Ambulans hingga Kios Buah

KIA PV5, van listrik yang tengah naik daun di segmen komersial global, dipilih sebagai kendaraan uji coba. Hyundai merilis sebuah video demonstrasi yang menampilkan PV5 dalam berbagai skenario penggunaan sehari-hari—sebagai bus sekolah, ambulans, dan bahkan kios buah keliling. Skenario ini dipilih untuk menunjukkan fleksibilitas teknologi sterilisasi di lingkungan dengan risiko kontaminasi tinggi.

Han Joo Jang, Senior Research Engineer di Hyundai Motor dan Kia, menyatakan bahwa sistem ini diproyeksikan menjadi fitur standar pada kendaraan otonom dan purpose-built vehicles (PBV) di masa depan. “Kami melihat kebutuhan akan sanitasi mandiri akan semakin krusial, terutama pada kendaraan yang digunakan bersama-sama,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Strategi KIA Memperkuat Pasar Kendaraan Komersial Listrik

Keberhasilan uji coba ini bukan hanya soal teknologi kebersihan, tetapi juga bagian dari strategi besar KIA untuk memimpin transisi ke kendaraan komersial listrik. PV5 sendiri telah menjadi primadona di pasar ritel dan komersial global. Dengan hadirnya varian baru dan teknologi seperti Plasma Care UVC, KIA ingin membedakan produknya dari kompetitor di segmen van listrik.

Saat ini belum ada informasi resmi mengenai kapan teknologi ini akan mulai dipasarkan secara massal atau apakah akan tersedia untuk model lain di luar PV5. Namun, uji coba nyata yang melibatkan lembaga riset independen menunjukkan bahwa sistem ini sudah melewati tahap konsep dan siap menuju produksi.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks