PANGGALPINANG — Ancaman abrasi di Pantai Lalang, Belitung Timur, kian nyata. Garis pantai terus tergerus hingga mendekati pemukiman dan area publik. Menjawab situasi itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur bersama BUMN PT Timah Tbk menanam ratusan pohon cemara laut dan ketapang di lokasi tersebut, Jumat lalu.
Abrasi di Pantai Lalang Sudah pada Level Mengkhawatirkan
Kepala DLH Belitung Timur Adlan Taufik menyatakan kondisi abrasi di Pantai Lalang saat ini sudah mengkhawatirkan. Air laut semakin mendekati bibir pantai, mengancam ekosistem dan aktivitas warga di sekitarnya.
"Penanaman pohon kali ini difokuskan di daerah pesisir untuk membantu mencegah abrasi di Pantai Lalang yang saat ini sudah mulai mengkhawatirkan, karena mendekati bibir pantai," kata Adlan Taufik.
Jenis Pohon yang Ditanam dan Manfaatnya untuk Garis Pantai
Pohon cemara laut dan ketapang dipilih karena dinilai paling adaptif untuk kawasan pesisir. Akar kedua jenis pohon ini mampu mengikat tanah dan pasir, sehingga efektif menahan laju abrasi.
Selain penanaman di pesisir, kegiatan ini juga membagikan bibit pohon pelindung ke sekolah-sekolah di Belitung Timur. Langkah ini diharapkan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini di kalangan pelajar.
Edukasi Sampah: Satu Lagi Persoalan Lingkungan yang Dikejar
Tak hanya abrasi, DLH Belitung Timur juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi masalah utama di daerah tersebut. Dalam kegiatan ini, para pelajar mendapat edukasi langsung tentang pengelolaan dan pemilahan sampah.
"Sampah masih menjadi salah satu persoalan utama yang perlu mendapat perhatian bersama," ujar Adlan Taufik. Ia menambahkan, dengan wilayah yang cukup luas, pengelolaan dan pemilahan sampah menjadi fokus yang terus didorong oleh pemerintah daerah.
Kolaborasi Berkelanjutan untuk Lingkungan Belitung Timur
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Pemkab Belitung Timur dan PT Timah. Adlan berharap kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi terus berlanjut secara berkelanjutan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan," pungkasnya.