KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — GAIKINDO kembali menggelar pameran otomotif tahunan di ibu kota Jawa Timur setelah sebelumnya sukses membuka rangkaian GIIAS The Series 2026 di BSD City, Tangerang. Surabaya dipilih bukan sekadar kelanjutan agenda, melainkan karena potensi pasar yang besar untuk industri kendaraan bermotor nasional.
Data penjualan wholesales hingga April 2026 menunjukkan Jawa Timur mencatat distribusi mobil sebanyak 25.228 unit. Angka ini menempatkan provinsi tersebut di posisi ketiga kontributor penjualan nasional. Selain itu, catatan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip GAIKINDO menyebut ada sekitar 5,58 juta mobil penumpang beroperasi di wilayah ini, menjadikannya salah satu kantong kendaraan roda empat terbesar di Indonesia.
Area Pameran Lebih Luas, 14 Merek Baru Ikut Ambil Bagian
Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan perluasan area pameran dibanding edisi sebelumnya di kota yang sama. Penambahan ruang ini tidak hanya memberi kenyamanan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi produk, tetapi juga membuka peluang bagi merek yang sebelumnya terkendala keterbatasan booth.
Secara keseluruhan, GIIAS Surabaya 2026 diramaikan oleh 37 merek yang terbagi dalam tiga kategori. Sebanyak 26 merek kendaraan penumpang hadir, antara lain BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCAR, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, dan Xpeng.
Dari sisi kendaraan komersial, Foton turut meramaikan pameran. Sementara untuk segmen roda dua, deretan nama seperti Aprilia, Kuprum, Moto Guzzi, Piaggio, Polytron, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa siap memanjakan pengunjung. Menariknya, ada 14 merek yang baru pertama kali atau kembali berpartisipasi di ajang GIIAS Surabaya tahun ini.
Dua Nama Baru di Segmen Mobil Penumpang: Lepas dan Polytron
Dari daftar peserta kendaraan penumpang, dua nama menarik perhatian: Lepas dan Polytron. Kehadiran mereka memperkaya pilihan konsumen Jawa Timur yang selama ini akrab dengan merek-merek Jepang dan Korea. Polytron sendiri juga tercatat sebagai peserta di kategori sepeda motor, menunjukkan ekspansi agresif produsen elektronik asal Indonesia tersebut di sektor mobilitas.
Gelaran selama lima hari ini diharapkan menjadi pintu masuk utama produk dan teknologi otomotif terbaru untuk pasar Jawa Timur serta kawasan Indonesia bagian timur. Dengan jumlah populasi kendaraan yang besar, Surabaya tetap menjadi barometer utama tren otomotif di luar Pulau Jawa bagian barat.