Pencarian

Bahlil Soroti BBM Subsidi Disalahgunakan, Tangki Modifikasi Sampai 1 Ton

Selasa, 15 September 2026 • 05:06:01 WIB
Bahlil Soroti BBM Subsidi Disalahgunakan, Tangki Modifikasi Sampai 1 Ton
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyoroti penyalahgunaan BBM bersubsidi dalam keterangan pers di sela InTech SEA 2026, Senin (14/9/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti dua persoalan yang saling berkaitan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi: antrean panjang di Makassar dan praktik pengambilan BBM dalam jumlah besar oleh pihak yang tidak berhak.

Antrean di Makassar terjadi karena banyak konsumen dari kalangan menengah ke atas beralih ke BBM bersubsidi. Di saat yang sama, aparat menemukan kendaraan dengan tangki modifikasi berkapasitas jumbo yang diduga sengaja mengantre untuk mengisi BBM dalam jumlah besar.

Tangki Modifikasi Capai 1 Ton

Bahlil menyebut temuan aparat kepolisian di Makassar soal kendaraan yang dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar. Modifikasi itu, menurut dia, tidak lazim untuk kebutuhan kendaraan pribadi.

"Contoh yang di Makassar itu ada mobil Fortuner, ada truk. Ternyata di belakangnya itu dibikin tangki. Ada yang sampai satu ton, ada yang sampai 700 liter," kata Bahlil di sela InTech SEA 2026, Senin (14/9/2026).

Kendaraan-kendaraan tersebut diduga sengaja mengantre di stasiun pengisian bahan bakar untuk mendapatkan BBM dalam jumlah besar. Praktik itu dinilai tidak sejalan dengan tujuan pemberian subsidi energi.

"Jadi mereka ngantri itu hanya untuk mengisi itu, untuk melakukan tujuan tertentu. Ini kan kasihan. Jangan kita begitu untuk rakyat. Ini kan subsidinya untuk rakyat kecil," ujarnya.

Imbauan ke Kelompok Mampu

Bahlil mengatakan kebutuhan BBM kendaraan pribadi bisa tercukupi dengan volume pengisian yang wajar. Ia mencontohkan mobil seperti Avanza yang menampung sekitar 50 liter bisa menempuh perjalanan 200-300 kilometer.

"Untuk mobil-mobil yang sifatnya Avanza atau apa itu kan kalau 50 liter itu kan bisa mencakup pulang lagi sekitar 200-300 kilo perjalanan," kata dia.

Kondisi berbeda berlaku untuk kendaraan angkutan seperti truk yang membutuhkan BBM lebih banyak. Meski demikian, ia meminta masyarakat yang dinilai mampu tidak mengambil BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi kelompok yang membutuhkan.

"Tapi saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang mampu, yang mobilnya bagus, kita harus pakai perasaan. Masa kita harus ambil hak subsidi untuk saudara-saudara kita yang hadir?" ujarnya.

Antrean Makassar Mulai Terurai

Pemerintah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian di Makassar untuk mengatasi persoalan tersebut. Koordinasi dilakukan bersama gubernur, wali kota, serta pihak kepolisian.

"Dan sekarang untuk di Makassar kita sudah bekerja sama dengan gubernur, dengan wali kota, dengan pihak kepolisian untuk kita mengurai. Dan sekarang sudah, alhamdulillah, mulai terurai," kata Bahlil.

Ia memastikan pemerintah akan mengambil langkah yang diperlukan agar penyaluran subsidi BBM tetap tepat sasaran. Namun Bahlil tidak merinci bentuk antisipasi yang disiapkan.

Alasannya, pengungkapan langkah tersebut dikhawatirkan membuka celah bagi pihak yang berniat menyalahgunakan BBM subsidi. "Kita akan melakukan hal-hal yang penting untuk menjaga agar subsidi tetap sasaran," ujarnya.

Subsidi untuk Rakyat Kecil

Bahlil menegaskan persoalan penyalahgunaan BBM bersubsidi perlu menjadi perhatian bersama. Subsidi yang disediakan pemerintah ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pengambilan BBM bersubsidi secara berlebihan untuk kepentingan tertentu berpotensi mengurangi hak kelompok penerima subsidi. Ia juga mengisyaratkan pemerintah akan meningkatkan langkah antisipasi di daerah lain agar persoalan serupa tidak berkembang, tanpa membeberkan bentuknya secara terbuka.

Masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat melaporkannya ke kanal pengaduan resmi Kementerian ESDM atau kepolisian setempat. Waspadai juga praktik percaloan dan pungutan liar dalam pengisian BBM bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks